Minggu, 22 September 2013

Aku si Miss Eyeliener :') Mereka Bilang

What are you doing? Tanya seorang teman saya ketika mendapati saya mengenakan celana panjang ke kantor, dengan blus sederhana yang menutupi tangan juga. Saya hanya menjengitkan alis saya, dan memasang muka bertanya. I said what are you doing? You dress like a virgin. Even a virgin could dress better than that! Katanya sembari menunjuk jijik kepada pakaian yang saya kenakan hari itu. Saya lantas tersenyum. Menatap teman saya dan berlalu begitu saja. Teman saya tampak kurang puas, dan dia menghampiri meja saya. You have a bitchi face. Make that perfect with that bitchy dress lah! Saya tergelak. Logat singlishnya yang khas, serta mukanya yang tampak gusar melihat gaya pakaian saya yang menurut saya sendiri sangat sederhana. I really not in the mood to dress up today. since i am not going anywhere, do you think i can stay with this outfit for a while? Depends on that a while thing. How long it take? Saya hanya mengedipkan mata, mengantarkan teman cantik saya ke mejanya, dan memaksanya kembali bekerja. There was a time when going to the office is fun. you can actually dress up, do you hair, put your make up, and make an experiment with shoes and bags. There was a i have to say very awsome time. Saya bahkan punya teman yang akan mengingatkan betapa sederhananya penampilan saya, betapa pucatnya lipstik saya, dan betapa tidak kerennya rambut saya. Iya, masa itu, saya sebut S-u-r-g-a. Tapi sekarang? *tarik nafas dalam-dalam* *hembuskan kembali diam-diam* Tanpa menyebutkan satu kalimat apapun, i have to say it’s kind a difficult to dress up. Kenapa? Ya soalnya gak lucu aja. Masak mau dress up sendirian? Kolega dan client aja gak heboh sama penampilan, masak kita mau sibuk matchingin tas sama sepatu. baju sama warna gincu? Gak seru lah…yang ada saya kayak ondel-ondel dengan bedak ketebelan. Diluar dari segala keluhan tentang challenge dan pressure di tempat yang sekarang.Saya rindu sekali punya penampilan sempurna. Saya kangen punya gank yang bisa ngingetin betapa caurnya dandanan kita hari ini. Atau betapa mereka gemes sama rambut saya yang lemes dan gak diapa-apain. Huhu. Ini bukan ngeluh ya. ini cerita. ini berbagi. Cuma sekedar sharing betapa buat saya, penampilan itu PENTING. well at least. Lets take a positive side. Ketika saya pertama kali bergabung di tempat ini. No body doing their face. But now? I am proudly said, i make the awareness of eyeliner. Haha! If life is all about bersyukur. Saya bersyukur bisa ngajarin teman-teman saya ini pake eyeliner. Mau yang cair, mau yang pensil. Yuk sini saya ajarin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar