Sabtu, 21 September 2013
heeem I have name !
Njing, buruan dong njing filmnya udah mau mulai nih njing . . ahelah lama deh lo, nyet! buruan ngapa ! cepetan njinggg!!! Harry Potternya udah mau mulai nyett, ah anjing lo!"
hmm , pernah denger gak ada orang ngomong gitu ? mulai dari ga sengaja denger, hingga mungkin kalian yang dipanggil begitu atau cara ngomong kalian begitu ? apapun, simpan saja jawabannya dihati kalian . . (:
ini serius, tapi saya mendengar statement ini dengan kuping saya sendiri , dilontarkan oleh seorang wanita sekitar berumur 18-21 tahun kepada temannya yang masih didalam toilet . . Di Bioskop yang terletak dibilangan kuningan, jakarta selatan . . Entah harus merasa risih atau bagaimana, tapi suara itu seperti masih berkumandang di telinga saya . . Makanya saya memutuskan untuk menulis blog ini . .
Mungkin yang dimaksudkan wanita itu tidak ingin menyinggung perasaan temannya yang sedang didalam toilet ya . . tapi ntah mengapa kenapa jadi saya yang risih, lalu berkaca pada diri sendiri "apa saya begitu ?"
i am not saint, but i do know even a sinner deserves to get future . .
Walau tidak separah diatas, tapi saya pernah menjadi kaum tersebut . . Memanggil orang tidak dengan namanya . . dengan panggilan yang terdengar buruk (mungkin tidak terdengar buruk bagi mereka atau saya, tapi terdengar buruk bagi mereka yang mendengar saya memanggil teman saya seperti itu) . . Tarolah "nyet" , "nyoot" , "nyong" dsb . . Walau jujur saya akui, hingga detik inipun mulut saya masih suka keceplosan memanggil sahabat-sahabat saya dengan panggilan tadi, atau secara tidak sengaja mengucap "anjing" saat bercanda . . Naturally, atau habit hidup di Jakarta . . Saya kurang tahu dengan jelas, tapi memang jakarta cukup keras dan tidak sopan sih . .
Seiring dengan pendewasaan saya, masuklah saya kepada fase berfikir, bahwa penghargaan tinggi kepada manusia adalah memanggilnya dengan perkataan baik . . Maka, sekitar mulai 2 tahun lalu, saya mulai menata panggilan kepada teman-teman saya . . Hmm, jika boleh menyebut nama disini . . Let's start . .
1. Zulfikar Eka Putra, biasa dipanggil "panjul" oleh teman-teman SMAnya . . Namun, saya memanggil dia dengan "Fiki" tanpa embel-embel "panjul" , ternyata lebih enak didengar . . hehe
2. Aditya Arief Nugraha . . biasa disapa dengan "kumis" semasa sekolah, membiasakan lidah saya untuk memanggilnya "adit" . . ternyata ia lebih menghargai itu . . (:
3. Rendi Agus Saputra , atau dulu dikenal dengan "bejo" , ternyata memanggilnya cukup dengan "rendi" membuat ia tampak lebih ganteng dimata saya . . HAHAHA
4. Reza Syah Putra, cukuplah memanggil ia dengan "giya" , lupakan panggilan "tokai" yang memang sangat tidak enak didengar . . hehehehehe
etc . .
mungkin teman-teman masih sering mendengar saya memanggil seseorang dengan panggilan buruk, it's so humanity pals . . perubahan itu tidak instan, apalagi untuk sebuah kebiasaan menahun . . mungkin butuh waktu tahunan juga . . (: tapi coba percayalah kawan, saya selalu mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik ditiap waktunya . . Bismillah . . (:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar